Untung akses fesbuk via Handphone kantor tidak ikut-ikutan ditutup... ^_^
Wednesday, November 11, 2009
Tuesday, February 24, 2009
Sehari di Perbatasan Indonesia - Malaysia
Minggu kemaren akhirnya saya punya waktu juga untuk mengunjungi pos perbatasan Indonesia - Malaysia di Entikong, Kalimantan Barat. Menuju ke Entikong memakan waktu kurang lebih 3 jam dari kota Sanggau. Jika dari kota Pontianak memakan waktu kurang lebih 6 jam. Selama perjalanan, mata saya dihibur dengan pemandangan kebun sawit yang terhampar luas. Jalanan menuju Entikong relatif mulus, walaupun disana-sini masih terdapat lubang di jalan. Yang paling parah adalah jalan Sanggau - Bodok, lubang besar ada dimana-mana sehingga para pengguna jalan harus berhati-hati jika tidak mau mobilnya nyangkut atau terperosok.
.jpg)
Sesampainya di Entikong, saya disambut oleh tugu Pancasila yang berdiri megah di depan pos perbatasan.
.jpg)
Pos perbatasannya sendiri berbentuk seperti gerbang pemeriksaan, dimana setiap kendaraan yang hendak keluar masuk perbatasan harus melapor dan diperiksa kelengkapan surat-suratnya.
.jpg)
Karena saya belum punya kepentingan untuk ke Malaysia, jadi saya dilarang masuk! Hehehe. Tapi saya masih dibolehkan untuk masuk melihat-lihat sampai pos penjagaan wilayah Malaysia.
.jpg)
Negara kita cuma berbatas pagar dengan Malaysia, tetapi nasibnya sungguh berbeda terutama infrastruktur jalannya. Lepas dari perbatasan Indonesia menuju Sarawak, jalan mulus seperti jalan tol langsung menyambut. Perekonomiannya juga sungguh berbeda. Sehingga tak heran jika konflik antar negara begitu besar mengancam di daerah perbatasan ini (terutama bagi WNI yang mencari nafkah ke Malaysia), termasuk masalah tapal batas yang (katanya) sering dicaplok.
Tanya kenapa?
Tanya kenapa?
Saturday, January 17, 2009
Friday, January 9, 2009
Oleh-oleh dari Bengkulu
Beberapa waktu yang lalu, saya mendapatkan kesempatan berharga untuk mengunjungi kota Bengkulu untuk pertama kalinya. Kota yang unik, dikelilingi pantai yang indah, kebun sawit, hangatnya teh telur dimalam hari, dan keunikan budayanya. Di kota Bengkulu ini Bung Karno pernah diasingkan dan juga merupakan tempat kelahiran Ibu Negara Fatmawati (rumahnya masih ada, tapi saya lupa foto-foto disana :P), sehingga bandar udaranya dinamakan Bandara Fatmawati.
Tugu selamat datang yang "dihias" oleh pemasangan spanduk kampanye...
Disambut oleh hijau dan luasnya langit Bengkulu...


Indahnya menikmati senja di Pantai Panjang...



Menikmati malam dengan segelas teh telur...
Thursday, November 13, 2008
Belajar (Lagi)

Bertahun-tahun menuntut ilmu di universitas ternyata semakin membuat sadar bahwa saya belum tahu banyak hal. Cepat berpuas diri adalah penyakit yang harus dibuang jauh-jauh. Masih banyak hal yang harus dipelajari dan harus diaplikasikan.
Dua bulan terakhir saya berada di Sumatera untuk belajar (lagi) dari sekolah kehidupan. Belajar hubungan antar manusia, belajar tentang organisasi, belajar tentang kehidupan. Bertemu orang-orang baru serta budaya yang berbeda, mencoba untuk cepat beradaptasi dan melupakan sejenak masa-masa di Jogja. Ada yang hilang tapi lebih banyak (hal) yang ditemukan.
Carilah ilmu hingga ke negeri Cina, demikian pepatah mengatakan. Tetapi Indonesia tidak kalah dengan Cina dalam hal ilmu pengetahuan, dan saya beruntung masih diberi kesempatan untuk mereguknya...
Dua bulan terakhir saya berada di Sumatera untuk belajar (lagi) dari sekolah kehidupan. Belajar hubungan antar manusia, belajar tentang organisasi, belajar tentang kehidupan. Bertemu orang-orang baru serta budaya yang berbeda, mencoba untuk cepat beradaptasi dan melupakan sejenak masa-masa di Jogja. Ada yang hilang tapi lebih banyak (hal) yang ditemukan.
Carilah ilmu hingga ke negeri Cina, demikian pepatah mengatakan. Tetapi Indonesia tidak kalah dengan Cina dalam hal ilmu pengetahuan, dan saya beruntung masih diberi kesempatan untuk mereguknya...
Tuesday, August 12, 2008
Rebutan Jeruk Segar

Tak disangka tak dinyana, keberuntungan itupun singgah ke saya. Sewaktu rebutan jeruk di acara launching buku Jualan Ide Segar karya M. Arief Budiman (Creative Director PT. Petakumpet), ternyata saya mendapatkan jeruk bertanda bulat merah. Itu berarti saya adalah satu di antara tiga orang yang beruntung untuk mendapatkan buku Jualan Ide Segar tersebut. Sebuah buku yang menurut saya segar, dan penuh inspirasi.
Bagi yang belum baca, buruan beli sebelum kehabisan. Denger-denger sih sudah beredar di toko buku Gramedia. Kalo penasaran sama buku ini, silahkan berkunjung kesini.
Bagi yang belum baca, buruan beli sebelum kehabisan. Denger-denger sih sudah beredar di toko buku Gramedia. Kalo penasaran sama buku ini, silahkan berkunjung kesini.
Tuesday, August 5, 2008
Subscribe to:
Posts (Atom)
.jpg)





.jpg)

